The Influence of Understanding Pegon Surakarta Arabic Writing on the Awareness of Cultural Identity of Madrasah Students: A Quantitative Study on Grade VIII Students MTsN 2 Gorontalo Regency
Keywords:
Pegon, Cultural Identity, Religiosity, Islamic Literacy, Quantitative ResearchAbstract
This study aims to examine the influence of students’ comprehension of the Arabic Pegon script on their awareness of cultural and religious identity within the context of Islamic education in Indonesia. The research is grounded in the need to revitalize traditional literacy as a medium for character formation and the preservation of Islamic–Nusantara values amid globalization. A quantitative correlational design was employed involving 60 eighth-grade students from MTsN 2 Gorontalo Regency, selected using a total sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire measuring two main variables: Pegon comprehension (independent variable) and cultural–religious identity awareness (dependent variable). Statistical analysis was performed using SPSS version 26, including descriptive statistics, Pearson’s correlation, and simple linear regression. The findings indicate a strong and significant positive relationship between the two variables (r = 0.672; p < 0.05), with the Pegon comprehension variable explaining 45.1% (R² = 0.451) of the variance in students’ identity awareness. Students with higher Pegon mastery showed greater awareness of Islamic values, cultural pride, and attachment to the Islamic–Javanese heritage. The study affirms that Pegon serves not only as a linguistic system but also as a pedagogical and cultural instrument for identity formation. Pedagogically, integrating Pegon into project-based and digital learning enhances Islamic literacy, moral development, and cultural continuity. The study recommends embedding Pegon literacy in madrasah curricula as a strategic model for sustaining Islamic Nusantara identity in the digital era.
References
[1] T. M. Tika, A. Fudhaili, A. F. Amrullah, A. Mardiyana, and M. A. U. Nuha, “Pelatihan Baca Tulis Arab Pegon Bagi Santri Madrasah Diniyah Di Pesantren Bustanu Usyaqil Qur’an Kaliwungu Ngunut Tulungagung,” j.penelit.pengabdi.masy., vol. 1, no. 1, pp. 45–56, 2023, doi: 10.61231/jp2m.v1i1.38.
[2] P. A. A. N. Fadhilah and S. Choiriyah, “Pelaksanaan Program Ciri Khusus Keasramaan Boarding School Dalam Menambah Wawasan Keislaman Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Surakarta,” J. Syntax Admiration, vol. 5, no. 11, pp. 4920–4932, 2024, doi: 10.46799/jsa.v5i11.1670.
[3] G. Suprihhatin and Y. Rohmadi, “Pembinaan Karakter Siswa Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Madrasah Ibtida’iyah Negeri 7 Boyolali,” Khazanah Akad., vol. 8, no. 01, pp. 1–14, 2024, doi: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v8i01.286.
[4] S. Syarifah, F. Isroani, N. Azizah, J. Huwaida, and N. N. Nada, “Implementasi Metode Yanbu’a Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Membaca Dan Menghafal Al-Qur’An,” Fitrah J. Islam. Educ., vol. 3, no. 2, pp. 144–159, 2022, doi: 10.53802/fitrah.v3i2.158.
[5] D. Fernández-Quezada, D. Fernández, I. Fuentes, J. Garcı́a‐Estrada, and S. Luquı́n, “The Influence of Noise Exposure on Cognitive Function in Children and Adolescents: A Meta-Analysis,” Neurosci, vol. 6, no. 1, p. 22, 2025, doi: 10.3390/neurosci6010022.
[6] A. Ra et al., “Genome-Wide Association Study of Airway Wall Thickening in a Korean Chronic Obstructive Pulmonary Disease Cohort,” Genes (Basel)., vol. 13, no. 7, p. 1258, 2022, doi: 10.3390/genes13071258.
[7] J. Seo et al., “Exploiting Meta-Analysis of Genome-Wide Interaction With Serum 25-Hydroxyvitamin D to Identify Novel Genetic Loci Associated With Pulmonary Function,” Am. J. Clin. Nutr., vol. 119, no. 5, pp. 1227–1237, 2024, doi: 10.1016/j.ajcnut.2024.03.007.
[8] E. Ito, R. Nouchi, J. Dinet, C. Cheng, and B. S. Husebø, “The Effect of Music-Based Intervention on General Cognitive and Executive Functions, and Episodic Memory in People With Mild Cognitive Impairment and Dementia: A Systematic Review and Meta-Analysis of Recent Randomized Controlled Trials,” Healthcare, vol. 10, no. 8, p. 1462, 2022, doi: 10.3390/healthcare10081462.
[9] R. P. Tufano and K. M. Ali, “The Year in Surgical Thyroidology: Recent Technological Developments and Future Challenges,” Thyroid, 2022, doi: 10.1089/thy.2021.0590.
[10] H. Choquet et al., “New and Sex-Specific Migraine Susceptibility Loci Identified From a Multiethnic Genome-Wide Meta-Analysis,” Commun. Biol., vol. 4, no. 1, 2021, doi: 10.1038/s42003-021-02356-y.
[11] F. P. N. Koten, A. Jufriansah, and H. Hikmatiar, “Analisis Penggunaan Aplikasi Whatsapp Sebagai Media Informasi Dalam Pembelajaran: Literature Review,” J. Ilmu Pendidik. Stkip Kusuma Negara, vol. 14, no. 1, pp. 72–84, 2022, doi: 10.37640/jip.v14i1.1409.
[12] S. Side, S. E. Putri, S. Zubair, and N. M. Ilyas, “Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Dalam Penulisan Artikel Ilmiah Pada Guru SMAN 11 Kabupaten Pangkep,” Smart J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, p. 58, 2024, doi: 10.35580/smart.v4i1.61392.
[13] I. P. Sari, D. Nanto, and A. A. Putri, “Pengaruh Hasil Belajar Pendidikan Fisika Siswa Menggunakan Teknik Meta-Analisis Dengan Model PBL (Problem Based Learning),” J. Mentari Manaj. Pendidik. Dan Teknol. Inf., vol. 1, no. 1, pp. 20–28, 2022, doi: 10.34306/mentari.v1i1.124.
[14] A. R. Hakim and J. Darojat, “Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Dan Identitas Nasional,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 8, no. 3, pp. 1337–1346, 2023, doi: 10.29303/jipp.v8i3.1470.
[15] L. Larasati, B. H. Azis, N. S. Anasyahrie, N. A. Fitriani, and E. Purwanto, “Pengaruh Media, Budaya, Dan Pendidikan Karakter Lingkungan Pada Anak Sekolah,” Converse, vol. 2, no. 1, p. 9, 2025, doi: 10.47134/converse.v2i1.4290.
[16] F. M. Setiadi, S. Maryati, and A. S. Mubharokkh, “Analisis Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Psikologis dan Keagamaan Anak Usia Dini (TK dan SD) dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam,” Muaddib Islam. Educ. J., vol. 7, no. 1, pp. 1–11, 2024.
[17] H. A. Malda, M. Husni, A. Pakarti, D. Farid, and A. Surasa, “Pengaruh Hukum Islam dan Dinamika Sosial pada Masa Khulafaur Rasyidin dan Fase Mulkan Jabariyyah,” vol. 3, 2025, doi: https://doi.org/10.59059/mandub.v3i1.2133.
[18] M. S. Khakim, “Politik Identitas Budaya Pada Pemerintahan Daerah:,” J. Ilmu Pemerintah. Suara Khatulistiwa, vol. 10, no. 1, pp. 91–107, 2025, doi: 10.33701/jipsk.v10i1.5368.
[19] T. Toni and U. Saraswati, “Budaya Maritim Nusantara Sebagai Benteng Pertahanan Identitas Nasional Di Era Globalisasi,” J-Kip (Jurnal Kegur. Dan Ilmu Pendidikan), vol. 6, no. 2, p. 414, 2025, doi: 10.25157/j-kip.v6i2.17085.
[20] A. Mayanti, S. Rishyadi, and S. Fitriani, “Meningkatkan Kesadaran Identitas Nasional Di Era Globalisasi,” Adv, vol. 1, no. 4, pp. 402–407, 2023, doi: 10.46799/adv.v1i4.46.
[21] W. Talibo and M. I. Miolo, “Ajamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab The Effect of Communicative Language Teaching Method ( CLT ) on Improving the Understanding and Use of Isim Isyarah for Grade VII Students of MTs Negeri 1 Gorontalo City,” vol. 14, no. 2, pp. 562–573, 2025, doi: 10.60040/jak.v2i2.56.3.
[22] M. D. Sholihin, M. Salwa, S. R. Kusuma, U. Islam, and N. Sumatera, “Young Journal,” vol. 1, no. 1, pp. 34–43, 2025.
[23] S. A. Laubaha, R. B. H. Bahri, S. D. Kadir, M. Z. Adam, I. Ali, and M. Jundi, “Kesesuaian Materi Berdasarkan Teori dan Praktek pada Bahan,” vol. 4, no. 2, pp. 10–21, 2022, doi: 10.47435/naskhi.v4i2.1198.
[24] I. R. N. Hula et al., Digital Transliteration of Pegon Arabic Orthography for Language Preservation in Gorontalo Manuscripts, vol. 1, no. ICoeSSE. Atlantis Press SARL, 2023. doi: 10.2991/978-2-38476-142-5.
[25] A. Pendahuluan, “KESALAHAN SISWA DALAM MENERJEMAHKAN MATERI BACAAN BAHASA ARAB KE DALAM BAHASA INDONESIA IAIN Sultan Amai Gorontalo Abstrak Abstract Muzia Ranselengo , Mukhtar I . Miolo Menerjemahkan teks bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia bisa dikatakan sulit sekaligus mudah . Menerjemahkan bahasa Arab akan terasa sulit bagi orang-orang yang belum terbiasa dengan kegiatan ini . Sebaliknya , menerjemahkan bahasa Arab akan terasa mudah bagi orang-orang yang sudah terbiasa . Jadi , orang yang terbiasa melakukan sesuatu maka ia akan merasakan sesuatu itu biasa-biasa saja , tidak sulit dan tidak juga aneh . 1 Kegiatan penerjemahan ini juga sesungguhnya bukanlah sesuatu hal yang baru dalam peradaban manusia . Kegiatan penerjemahan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia juga semakin marak seiring dengan meningkatnya semangat keberagamaan umat islam di Indonesia . 2 Dalam bahasa Indonesia terjemahan merupakan salah satu ragam pemakaian bahasa Indonesia yang relatif berkembang . Hal ini bisa dimaklumi mengingat maraknya kegiatan penerjemahan buku-buku , termasuk dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia . Kenyataan ini tentu saja tidak terlepas dari peran penerjemah yang notabene adalah seorang bilingual yang memiliki kemampuan transfer . Masalahnya , sering kali sebuah teks terjemahan tidak terlepas dari pengaruh atau interferensi struktur bahasa sumber . 3 Penerjemahan adalah suatu kegiatan mengalih bahasakan makna teks sumber ke dalam teks sasaran . Menurut Newmark penerjemahan yaitu menerjemahkan makna suatu teks ke dalam bahasa lain sesuai dengan yang dimaksud pengarah . 4 Menurut Nida dan Taber bahwa menerjemahkan merupakan kegiatan menghasilkan kembali di dalam bahasa penerima barang yang secara sedekat-dekatnya dan sewajarnya sepadan dengan pesan dalam bahasa Sumber , pertama mengungkapkan makna dan yang kedua mengungkapkan gaya . 5 bahasa tersebut , yaitu membaca , menulis , menyimak dan berbicara . Masing-masing aspek berhubungan satu sama lain . Dalam pembelajaran bahasa Indonesia , keempat aspek tersebut terangkum sedemikian rupa di dalam kelas sehingga memungkinkan tercapainya penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar . Sedangkan dalam pebelajaran bahasa asing , pada kasus ini adalah bahasa Arab , pembelajaran memerlukan waktu untuk dapat beradaptasi dengan bahasa baru yang dipelajarinya dan untuk menguasai keempat aspek tersebut secara maksimal . Ketika membaca sebuah teks , sesungguhnya sedang melakukan penerjemahan . Berkaitan dengan hal ini misa…,” vol. 1, no. 1, 2022.
[26] D. Andi Kasnawati, “Penerapan Metode Information Search Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Asmaul Husna Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti,” J. Pendidik. Agama Islam UIN Sunan Ampel, vol. 4, no. 1, pp. 20–43, 2016.
[27] G. Bahasa, A.- Qur, and D. D. Noor, “Gaya Bahasa al-Iltifat al- Mu’jami dalam Al- Qur’an,” vol. 4, no. 1, pp. 131–154, 2020, doi: 10.29240/jba.v4i1.1357.
[28] I. R. N. Hula, A. Helingo, S. A. Jassin, and S. Sarif, “‘A Jamiy :,” vol. 11, no. 2, pp. 322–341, 2022, doi: 10.31314/ajamiy.11.2.322-341.2022.
[29] M. Jundi, Y. Kasan, and S. D. Kadir, “Maf ’ ul Mutlaq Bahasa Arab dan Cognate Object Bahasa Inggris : Analisis Kontrastif dan Sintaksis pada Juz ‘ Amma,” vol. 5, no. 2, pp. 7–12, 2021.
[30] I. R. N. Hula, A. Mariana, I. Sultan, and A. Gorontalo, “TADBIR : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam INTEGRATION OF PEGON ARABIC ORTHOGRAPHIC LEARNING IN GORONTALO ’ S LOCAL WISDOM-BASED CURRICULUM : A NEEDS ANALYSIS TADBIR : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam,” vol. 12, no. 02, pp. 332–355, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tricitra Berlian, Sriwahyuningsih R. Saleh, Mohammad Hanif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

