DIBISIKAN, TAPI MENGIKAT

Tabu dalam Budaya Hidup Perempuan Gorontalo

Authors

  • Arfan Nusi
  • Indra Dewi Sery Yusuf IAIN Sultan Amai Gorontalo

Keywords:

Tabu Perempuan, Budaya Gorontalo, Perubahan Sosial

Abstract

Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi konstruksi tabu terhadap perempuan di Gorontalo, dengan fokus pada pengaruh budaya, agama, dan norma sosial terhadap peran dan kebebasan perempuan. Hasil wawancara dan observasi lapangan menunjukkan bahwa tabu perempuan di Gorontalo berkaitan dengan pembatasan ruang gerak, ekspresi, dan peran sosial yang dapat diambil oleh perempuan. Tabu ini berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial untuk menjaga kehormatan dan kesantunan, di mana perempuan yang melanggar norma tradisional sering dihukum secara sosial dan dipandang negatif. Stigma terhadap perempuan yang dianggap melanggar tabu ini berfungsi mempertahankan keselarasan sosial dan menghormati struktur budaya yang ada. Terdapat dinamika perubahan pandangan, terutama di kalangan generasi muda dan mereka yang terlibat dalam komunitas sosial. Perempuan muda yang teredukasi dan lebih terbuka terhadap ide-ide modern mulai memperjuangkan hak-hak mereka dalam ruang publik, meskipun tetap menghormati batas-batas budaya. Pergeseran ini mencerminkan ketegangan antara tradisi dan modernitas. Kesimpulannya, tabu perempuan di Gorontalo merupakan konstruksi sosial yang dinamis, dengan potensi perubahan menuju masyarakat yang lebih setara gender, melalui pergeseran pandangan dari generasi muda dan tokoh adat.

Kata Kunci: Tabu Perempuan, Budaya Gorontalo, Perubahan Sosial

Downloads

Published

2026-02-03