ANALISA KONSEP ETIKA DALAM PEMIKIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DAN FRANZ MAGNIS SUSENO: PERSPEKTIF BUDAYA

Authors

  • Muhammad Rizqi Mauludin UIN Salatiga

Keywords:

Etika, Syekh Nawawi Al-Bantani, Franz Magnis Suseno, Perspektif Budaya

Abstract

Etika merupakan fondasi penting dalam kehidupan manusia yang berfungsi sebagai pedoman perilaku individu dan sosial. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, kajian etika menuntut pendekatan yang mampu mengintegrasikan nilai agama, budaya lokal, dan rasionalitas modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep etika dalam pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani dan Franz Magnis Suseno dalam perspektif budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa karya-karya kedua tokoh serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Nawawi Al-Bantani memandang etika sebagai perwujudan iman dan ilmu yang terealisasi dalam akhlak mulia berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis, sedangkan Franz Magnis Suseno memahami etika sebagai refleksi filosofis yang kritis dan rasional terhadap moralitas yang bersifat universal dan dialogis. Perbedaan mendasar keduanya terletak pada sumber legitimasi etika, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun manusia bermoral dan kehidupan sosial yang berkeadilan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi etika religius dan etika rasional relevan untuk membangun etika budaya dalam masyarakat Indonesia yang plural.

Downloads

Published

2026-07-08