Kajian Tumbuhan Daun Kelor (Moringa Oleifera)

Authors

  • Lita N Abd Razak Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
  • Nafizah Humonggio IAIN Sultan Amai Gorontalo

Keywords:

Moringa oleifera, daun kelor, karakteristik morfologi, anatomi daun, manfaat gizi dan kesehatan

Abstract

Tumbuhan berperan penting sebagai sumber pangan, obat, dan penopang keseimbangan ekosistem. Salah satu tanaman lokal yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia ialah kelor (Moringa oleifera), terutama pada bagian daun yang dikenal kaya zat gizi dan senyawa bioaktif. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik daun kelor ditinjau dari ciri morfologi dan struktur dasarnya, serta merangkum manfaat daun kelor bagi kehidupan manusia berdasarkan temuan ilmiah yang relevan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, dengan sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah dan referensi yang membahas daun kelor. Data dikumpulkan melalui penelusuran, identifikasi, dan kaji-banding literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan pengelompokan informasi ke dalam dua fokus utama: karakteristik daun dan manfaatnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki ciri khas berupa daun majemuk menyirip dengan anak daun kecil berbentuk bulat telur hingga elips, tersusun berhadapan pada tangkai, dan daun pada batang cenderung berseling. Secara anatomi, daun tersusun atas epidermis, mesofil (palisade dan spons), serta berkas pengangkut xilem–floem yang mendukung fotosintesis dan transportasi hasil metabolisme. Kajian literatur juga menegaskan manfaat daun kelor pada aspek gizi, kesehatan (terutama terkait aktivitas antioksidan), pemanfaatan sebagai bahan pangan/fortifikasi, serta potensi sosial-ekonomi melalui produk rumah tangga dan pemberdayaan. Dengan demikian, daun kelor memiliki nilai biologis dan utilitas tinggi sebagai sumber daya hayati lokal yang relevan untuk dikembangkan secara berkelanjutan

Downloads

Published

2026-03-10