Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Anak Play Group melalui Metode Bermain Peran di Kelas A1 PPIT Al-Ishlah Kota Gorontalo

Authors

  • Megawati Endemo IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Lukman Arsyad

DOI:

https://doi.org/10.58176/eciejournal.v2i2.234

Keywords:

Kemampuan Berbicara, Metode Bermain Peran

Abstract

Kemampuan berbicara menjadi dasar perkembangan bahasa anak, yang mampu mendukung perkembangan aspek lainnya.Memasuki jenjang pendidikan anak usia dini muali berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Sejalan dengan perkembangan hubungan sosial, seorang anak membutuhkan cara untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau lingkungan di sekitarnya. Metode bermain peran merupakan strategi yang membantu anak untuk mengungkapkan perasaannya secara lisan, dan mampu menstimulasi kemampuan berbicara pada anak.Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan Kemmis Mc Taggart. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis data kuantitatif untuk menggambarkan persentasi peningkatan kemampuan berbicara dan analisis data kualitatif untuk mendeskripsikan proses penerapan metode bermain peran. Hasil siklus I menunjukkan bahwa kemampuan berbicara pada anak mengalami peningkatan secara bertahap. Kemampuan anak dalam melakukan role play baru mencapai 50% dengan kriteria BSB (swadaya tanpa bantuan guru). Persentase prestasi yang diperoleh pada siklus II berhasil mencapai kriteria BSB (mandiri tanpa bantuan guru) dengan peningkatan hingga 80%. Berdasarkan peningkatan kemampuan berbicara melalui metode role play, anak berhasil mencapai 80% pada siklus II.

Downloads

Published

2021-09-25